Mata Kuliah :
Pengantar Komputasi Modern #
Anggota Kelompok :
- Dicki Junianto 51415870
- Anzar Arsyad 50415911
- Eka Wira Hadikusuma 52415147
- Fandil Periswanto 52415462
- Luthfi Achmaddin Nizar 53415902
- Naufal Abiwarhdana 54415996
Kelas : 4IA21
Dosen : Natallios Peter Sipasulta
Anggota Kelompok :
- Dicki Junianto 51415870
- Anzar Arsyad 50415911
- Eka Wira Hadikusuma 52415147
- Fandil Periswanto 52415462
- Luthfi Achmaddin Nizar 53415902
- Naufal Abiwarhdana 54415996
Kelas : 4IA21
Dosen : Natallios Peter Sipasulta
A. Pendahuluan
Sebelum
membahas tentang pengertian Quantum Computation, terlebih dahulu dibahas adalah
mengenai sejarahnya. Bermula pada tahun 1970-an pencetusan atau ide tentang
komputer kuantum pertama kali muncul oleh para fisikawan dan ilmuwan komputer,
seperti Charles H. Bennett dari IBM, Paul A. Benioff dari Argonne National
Laboratory, Illinois, David Deutsch dari University of Oxford, dan Richard P.
Feynman dari California Institute of Technology (Caltech).
Feynman dari California Institute of
Technology yang pertama kali mengajukan dan menunjukkan model bahwa sebuah
sistem kuantum dapat digunakan untuk melakukan komputasi. Feynman juga
menunjukkan bagaimana sistem tersebut dapat menjadi simulator bagi fisika
kuantum.
Pada tahun 1985, Deutsch menyadari esensi
dari komputasi oleh sebuah komputer kuantum dan menunjukkan bahwa semua proses
fisika, secara prinsipil, dapat dimodelkan melalui komputer kuantum. Dengan
demikian, komputer kuantum memiliki kemampuan yang melebihi komputer klasik.
Pada tahun 1995, Peter Shor merumuskan sebuah algoritma yang memungkinkan
penggunaan komputer kuantum untuk memecahkan masalah faktorisasi dalam teori
bilangan.
Sampai saat ini, riset dan eksperimen pada
bidang komputer kuantum masih terus dilakukan di seluruh dunia. Berbagai metode
dikembangkan untuk memungkinkan terwujudnya sebuah komputer yang memilki
kemampuan yang luar biasa ini. Sejauh ini, sebuah komputer kuantum yang telah
dibangun hanya dapat mencapai kemampuan untuk memfaktorkan dua digit bilangan.
Komputer kuantum ini dibangun pada tahun 1998 di Los Alamos, Amerika Serikat,
menggunakan NMR (Nuclear Magnetic Resonance).
Quantum Computation merupakan alat hitung
yang menggunakan mekanika kuantum seperti superposisi dan keterkaitan, yang
digunakan untuk peng-operasi-an data. Perhitungan jumlah data pada komputasi
klasik dihitung dengan bit, sedangkan perhitungan jumlah data pada komputer
kuantum dilakukan dengan qubit. Prinsip dasar komputer kuantum adalah bahwa
sifat kuantum dari partikel dapat digunakan untuk mewakili data dan struktur
data, dan bahwa mekanika kuantum dapat digunakan untuk melakukan operasi dengan
data ini. Dalam hal ini untuk mengembangkan komputer dengan sistem kuantum
diperlukan suatu logika baru yang sesuai dengan prinsip kuantum.
Quantum Computer dapat memproses jauh lebih
cepat dari pada komputer konvensional. Pada dasarnya, quantum computer dapat
memproses secara paralel, sehingga berkomputasi jauh lebih cepat. Quantum
Computer dapat jauh lebih cepat dari komputer konvensional pada banyak masalah,
salah satunya yaitu masalah yang memiliki sifat berikut:
· Satu-satunya cara adalah
menebak dan mengecek jawabannya berkali-kali
· Terdapat n jumlah jawaban yang mungkin
· Setiap kemungkinan jawaban membutuhkan waktu
yang sama untuk mengeceknya
· Tidak ada petunjuk jawaban mana yang
kemungkinan benarnya lebih besar: memberi jawaban dengan asal tidak berbeda
dengan mengeceknya dengan urutan tertentu.
Tentang quantum gates dan algoritma shor ,
Algoritma Shor didasarkan dari sebuah teori bilangan: fungsi F(a) = xamod n
adalah feungsi periodik jika x adalah bilangan bulat yang relatif prima dengan
n. Dalam Algoritma Shor, n akan menjadi bilangan bulat yang hendak difaktorkan.
Menghitung fungsi ini di komputer konvensional untuk jumlah yang eksponensial
akan membutuhkan waktu eksponensial pula. Pada masalah ini algoritma quantum
shor memanfaatkan pararellisme quantum untuk melakukannya hanya dengan satu
langkah. Karena F(A) adalah fungsi periodik, maka fungsi ini memiliki sebuah
periode r. Diketahui x0mod n = 1, maka xr mod n =1, begitu juga x2r mod n dan
seterusnya.
Di
bawah ini adalah contoh gambar quantum computing :
B. Entanglement
Quantum entanglement adalah fenomena mekanika kuantum dimana
kuantum menyatakan bahwa dua atau lebih objek harus dideskripsikan dengan
referensi antar objek, meskipun objek-objek tersebut tidaklah berkaitan secara
spasia. Quantum entanglement terjadi ketika partikel seperti foton, elektron,
molekul besar seperti buckyballs, dan bahkan berlian kecil berinteraksi secara
fisik dan kemudian terpisahkan; jenis interaksi adalah sedemikian rupa sehingga
setiap anggota yang dihasilkan dari pasangan benar dijelaskan oleh kuantum
mekanik deskripsi yang sama (keadaan yang sama), yang terbatas dalam hal faktor
penting seperti posisi, momentum, perputaran, polarisasi,
Secara keseluruhan, superposisi kuantum dan Entanglement menciptakan daya
komputasi yang sangat ditingkatkan. Dimana sebuah register 2-bit di komputer
biasa dapat menyimpan hanya satu dari empat konfigurasi biner (00, 01, 10, atau
11) pada waktu tertentu, register 2-qubit dalam sebuah komputer kuantum dapat
menyimpan semua empat nomor secara bersamaan, karena qubit masing-masing
mewakili dua nilai. Jika lebih qubit ditambahkan, kapasitas meningkat diperluas
secara eksponensial.
C.
Pengoperasian data qubit
Qubit
(Kuantum Bit) merupakan mitra dalam komputasi kuantum dengan digit biner atau
bit dari komputasi klasik. Qubit adalah unit dasar informasi dalam komputer
kuantum. Dalam komputer kuantum, sejumlah partikel elemental seperti elektron
atau foton dapat digunakan, baik dengan biaya maupun polarisasi yang bertindak
sebagai representasi dari 0 dan/atau 1. Setiap partikel-partikel ini dikenal
sebagai qubit. Sifat dan perilaku partikel-partikel ini membentuk dasar dari
komputasi kuantum.
Bit digambarkan oleh status 0 atau 1. Begitu
pula dengan qubit yang digambarkan oleh status quantum. Dua status quantum yang
potensial untuk qubit ekuivalen dengan 0 dan 1 bit klasik. Namun, dalam
mekanika quantum, objek apapun yang memiliki dua status berbeda pasti memiliki
rangkaian status potensial lain atau disebut dengan superposisi yang menjerat
kedua status hingga derajat bermacam-macam.
D.
Quantum Gates
Quantum Gates adalah sebuah gerbang kuantum
yang dimana berfungsi mengoperasikan bit yang terdiri dari 0 dan 1 menjadi
qubits. dengan demikian Quantum gates mempercepat banyaknya perhitungan bit
pada waktu bersamaan. Quantum Gates adalah blok bangunan sirkuit kuantum,
seperti klasik gerbang logika yang untuk sirkuit digital konvensional.
Quantum Gates / Gerbang Quantum merupakan
sebuah aturan logika / gerbang logika yang berlaku pada quantum computing.
Prinsip kerja dari quantum gates hampir sama dengan gerbang logika pada
komputer digital. Jika pada komputer digital terdapat beberapa operasi logika
seperti AND, OR, NOT, pada quantum computing gerbang quantum terdiri dari
beberapa bilangan qubits, sehingga quantum gates lebih susah untuk dihitung
daripada gerang logika pada komputer digital.
Quantum Logic Gates, Prosedur berikut
menunjukkan bagaimana cara untuk membuat sirkuit reversibel yang mensimulasikan
dan sirkuit ireversibel sementara untuk membuat penghematan yang besar dalam
jumlah ancillae yang digunakan.
·
Pertama mensimulasikan gerbang di babak pertama tingkat.
·
Jauhkan hasil gerbang di tingkat d / 2 secara terpisah.
·
Bersihkan bit ancillae.
·
Gunakan mereka untuk mensimulasikan gerbang di babak
kedua tingkat.
·
Setelah menghitung output, membersihkan bit ancillae.
·
Bersihkan hasil tingkat d / 2.
Sekarang kita telah melihat gerbang
reversibel ireversibel klasik dan klasik, memiliki konteks yang lebih baik
untuk menghargai fungsi dari gerbang kuantum. Sama seperti setiap perhitungan
klasik dapat dipecah menjadi urutan klasik gerbang logika yang bertindak hanya
pada bit klasik pada satu waktu, sehingga juga bisa setiap kuantum perhitungan
dapat dipecah menjadi urutan gerbang logika kuantum yang bekerja pada hanya
beberapa qubit pada suatu waktu. Perbedaan utama adalah bahwa gerbang logika
klasik memanipulasi nilai bit klasik, 0 atau 1, gerbang kuantum dapat
sewenang-wenang memanipulasi nilai kuantum multi-partite termasuk superposisi
dari komputasi dasar yang juga dilibatkan. Jadi gerbang logika kuantum
perhitungannya jauh lebih bervariasi daripada gerbang logika perhitungan
klasik.
Untuk memanipulasi sebuah qubit, maka
menggunakan Quantum Gates (Gerbang Kuantum). Cara kerjanya yaitu sebuah gerbang
kuantum bekerja mirip dengan gerbang logika klasik. Gerbang logika klasik
mengambil bit sebagai input, mengevaluasi dan memproses input dan menghasilkan
bit baru sebagai output.
Tidak seperti banyak gerbang logika klasik,
logika kuantum gerbang reversibel . Namun, adalah mungkin untuk melakukan
komputasi klasik menggunakan gerbang hanya reversibel. Sebagai contoh,
reversibel gerbang Toffoli dapat melaksanakan semua fungsi Boolean. Gerbang ini
memiliki setara kuantum langsung, menunjukkan bahwa sirkuit kuantum dapat
melakukan semua operasi yang dilakukan oleh sirkuit klasik.
Quantum gerbang logika yang diwakili oleh
matriks kesatuan . Gerbang kuantum yang paling umum beroperasi pada ruang satu
atau dua qubit, seperti biasa klasik gerbang logika beroperasi pada satu atau
dua bit. Ini berarti bahwa sebagai matriks, gerbang kuantum dapat dijelaskan
oleh 2 × 2 atau 4 × 4 matriks kesatuan.
E. Algoritma Shor
Algoritma Shor adalah contoh lanjutan
paradigma dasar (berapa banyak waktu komputasi diperlukan untuk menemukan
faktor bilangan bulat n-bit?), tapi algoritma ini tampak terisolir dari
kebanyakan temuan lain ilmu informasi quantum. Sekilas, itu cuma seperti trik
pemrograman cerdik dengan signifikansi fundamental yang kecil. Penampilan
tersebut menipu; para periset telah menunjukkan bahwa algoritma Shor bisa
ditafsirkan sebagai contoh prosedur untuk menetapkan level energi sistem
quantum, sebuah proses yang fundamental. Seiring waktu berjalan dan kita
mengisi lebih banyak pada peta, semestinya kian mudah memahami prinsip-prinsip
yang mendasari algortima Shor dan algoritma quantum lainnya
Sebagai contoh Algoritma Shor yang
paling sederhana adalah menemukan faktor-faktor untuk bilangan
15, di mana membutuhkan sebuah komputer kuantum dengan tujuh qubit.
Para ahli kimia mendesain dan menciptakan sebuah molekul yang
memiliki tujuh putaran nukleus. Nukleus dari lima atom fluorin dan dua atom
karbon yang dapat berinteraksi satu dengan yang lain sebagai qubit, dapat
diprogram dengan menggunakan denyut-denyut frekuensi radio dan dapat
dideteksi melalui peralatan resonansi magnetis nuklir (nuclear magnetic
resonance, atau NMR) yang mirip dengan yang banyak digunakan di rumah-rumah
sakit dan laboratorium-laboratorium kimia.
Para ilmuwan IBM mengontrol sebuah
tabung kecil (vial) yang berisikan satu miliar-miliar (10 pangkat 18)
dari molekul-molekul ini untuk mengeksekusi algoritma Shor dan
mengidentifikasikan secara tepat 3 dan 5 sebagai faktor 15. Meskipun
jawaban ini mungkin kelihatan sangat sepele, kontrol yang
dibutuhkan untuk mengatur tujuh putaran dalam kalkulasi
ini menjadikan komputasi kuantum ini komputasi yang paling rumit
yang pernah dijalankan hingga saat ini.
Kemajuan teknologi dibidang komputer semakin
cepat, processor yang ada pada saat ini hampir mencapai perkembangan yang
maksimal, sehingga jumlah transistor yang ditanamkan pada sebuah processor
semakin padat. Maka dari itu, para ilmuan mengembangkan teknologi baru bernama
quantum computing, dengan adanya quantum computing ini, kecepatan komputer bisa
beberapa kali lipat dari komputer digital biasa, sehingga quantum computing
bisa dibilang merupakan sebuah teknologi masa depan di dunia teknologi komputer
Referensi
:
[1]
Faza, Septiana.2016.Pengantar Quantum Computation.Diambil dari:
http://septianza.blogspot.com/2016/05/pengantar-quantum-computation.html.(19
mei 2019 jam 11:30 WIB).
[2]
Alfianita, Ulfa.2016. Pengoperasian data qubit.dari:
http://ulfalfianita.blogspot.com/2016/04/pengoprasian-data-qubit-quantum-gates.html.
(19 mei 2019 jam 11:30 WIB).
[3]
Abraham Yoseph, Timothy.2016.Quantum gates.Diambil dari:http://timothyayoseph.blogspot.com/2016/05/quantum-gates.html.(19 mei
2019 jam 11:30 WIB).










