Nama : Luthfi Achmaddin Nizar
NPM : 53415902
Kelas : 3IA21
Nama Dosen : Syefani Rahma Desky
Teori Permainan
Teori
permainan yang mula-mula dikembangkan oleh ilmuan Prancis bernama Emile Borel
ini, secara umum digunakan untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
tindakan sebuah unit bisnis (misalnya) untuk memenangkan persaingan dalam usaha
yang digelutinya. Seperti diketahui, bahwa dalam praktek sehari-hari, setiap
unit usaha atau organisasi pada umumnya harus berhadapan dengan para pesaing.
Untuk memenangkan persaingan itulah, diperlukan analisis dan pemilihan strategi
pemasaran tepat, khususnya strategi bersaing yang paling optimal bagi unit
usaha atau organisasi yang bersangkutan.
Teori Permainan (Game theory) adalah
suatu teknik matematika yang dikembangkan untuk mempelajari pilihan pada
kondisi terjadinya interaksi strategi. Game Theory merupakan
suatu metode yang menganalisis situasi dimana hasil pilihan satu pihak
tergantung pada pilihan yang diambil oleh [ihak lainnya, dan demikianlah pula
sebaliknya.
Pada kodisi ini dijumpai adanya saling ketergantungan
dari pilihan-pilihan oleh para pembuat keputusan. Dengan demikian para pembuat
keputusan perlu mencermati dan mempertimbangkan dampak keputusannya pada pihak
lain dan bagaimana reaksi mereka, mengingat reaksi mereka bisa mempengaruhi
pilihan terbaik yang dapat diambil. Game Theory banyak
digunakan pada pasar Oligopoli meskipun distruktur pasar
lainnya juga tidak menutup kemungkinan penggunaanya.
Secara umum model-model Game Theory setiaknya memiliki tiga unsur berikut :
Secara umum model-model Game Theory setiaknya memiliki tiga unsur berikut :
- Para Pemain (Players) yaitu
para pembuat keputusan yang dikaji prilakunya. Dalam pasar oligopoli pada
umumnya players adalah perusahaan-perusahaan.
- Strategi (startegies) yaitu
berbagai alternatif pilihan yang mungkin diambil oleh para pemain
- Hasil (Payoffs) yaitu
konsekuensi dari strategi yang diambil. Dalam perusahaan biasanya payoffs dinyatakan
dengan keuntungan atau kerugian yang diperoleh
Dalam prakteknya, unsur unsur lain dapat berperan
dalam mempengaruhi hasil yang diperoleh, tetapi untuk penyerdahanaanya,
tinjauan akan ditekankan pada tiga unsur utama tersebut.
Dari contoh tabel matrik pay
off (matrik permainan) di atas, dapat dijelaskan beberapa
ketentuan dasar yang terpenting dalam teori permainan, yakni :
1.
Nilai-nilai yang ada dalam tabel tersebut (yakni angka 1, 9,
2 di baris pertama dan 8, 5, 4 di baris kedua), merupakan hasil yang diperoleh
dari penggunaan berbagai strategi yang dipilih oleh kedua perusahaan. Satuan
nilai tersebut merupakan efektifitas yang dapat berupa uang, persentase pangsa pasar,
jumlah pelanggan dan sejenisnya. Nilai positif menunjukkan keuntungan bagi
pemain baris dan kerugian bagi pemain kolom, begitu pula sebaliknya nilai
negatif menunjukkan kerugian bagi pemain baris dan keuntungan bagi pemain
kolom. Sebagai contoh nilai 9 pada sel C12 menunjukkan apabila
pemain/perusahaan A menggunakan strategi harga murah (S1) dan perusahaan B
meresponnya dengan strategi harga sedang (S2), maka perusahaan A akan
mendapatkan keuntungan sebesar 9 yang berarti perusahaan B akan mengalami kerugian
sebesar 9.
2.
Suatu strategi dari sebuah pemain/perusahaan dianggap tidak
dapat dirusak oleh perusahaan lainnya.
3.
Setiap pemain/perusahaan akan memilih strategi-strategi
tersebut secara terus menerus selama perusahaan masih memiliki keinginan
melanjutkan usahanya.
4.
Suatu permainan/persaingan dikatakan adil atau ‘fair’ apabila
hasil akhir permainan atau persaingan menghasilkan nilai nol (0), atau tidak
ada pemain atau perusahaan yang menang/kalah atau mendapat keuntungan/kerugian.
5.
Suatu strategi dikatakan dominan terhadap strategi lainnya
apabila memiliki nilai pay off yang lebih baik dari strategi
lainnya. Maksudnya, bagi pemain/perusahaan baris, nilai positif (keuntungan)
yang diperoleh dari suatu strategi yang digunakan, menghasilkan nilai positif
yang lebih besar dari hasil penggunaan strategi lainnya. Bagi pemain kolom,
nilai negatif (kerugaian) yang diperoleh dari suatu strategi yang digunakan,
menghasilkan nilai negatif yang lebih kecil dari hasil penggunaan strategi lainnya.
6.
Tujuan dari teori permainan ini adalah mengidentifikasi
strategi yang paling optimal untuk setiap perusahaan.
Penyelesaian masalah dalam Teori Permainan
ini, biasanya menggunakan dua karakteristik strategi, yakni :
a.
Strategi Murni
Penyelesaian masalah dengan strategi murni
dilakukan dengan menggunakan konsep maximin untuk
pemain/perusahaan baris dan konsep minimax untuk
pemain/perusahaan kolom. Dalam strategi ini seorang pemain atau perusahaan akan
menggunakan satu strategi/strategi tunggal untuk mendapatkan hasil optimal
(sadle point yang sama).
b. Strategi Campuran
Penyelesaian masalah dengan strategi campuran dilakukan apabila
strategi murni yang digunakan belum mampu menyelesaikan masalah permainan atau
belum mampu memberikan pilihan strategi yang optimal bagi masing-masing
pemain/perusahaan. Dalam strategi ini seorang pemain atau perusahaan akan
menggunakan campuran/lebih dari satu strategi untuk mendapatkan hasil optimal.
Agar sebuah permainan atau persaingan menjadi optimal, setiap strategi yang
dipergunakan berusaha untuk mendapatkan nilai permainan (sadle point) yang
sama.
Manfaat Teori
Permainan untuk beberapa hal:
Mengembangkan suatu kerangka untuk analisa pengambilan
keputusan dalam situasi perasaingan ( kerja sama)
- Menguraikan
metode kuantitaif yang sistematik bagi pemain yang terlibat dalam
persaingan untuk memilih strategi yang tradisional dalam pencapaian
tujuan.
- Memberi
gambaran dan penjelasan phenomena situasi persaingan /konflik
seperti tawar menawar dan perumusan kualisi.
Game Engine adalah system perangkat lunak yang
dirancang untuk menciptakan dan pengembangan video game. Ada banyak mesin
permainan yang dirancang untuk bekerja pada konsol permainan video dan sistem
operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X. fungsionalitas
inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render (
“renderer”) untuk 2D atau 3D grafis, mesin fisika atau tabrakan (dan tanggapan
tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming,
manajemen memori, threading, dukungan lokalisasi, dan adegan grafik. Proses
pengembangan permainan sering dihemat oleh sebagian besar menggunakan kembali
mesin permainan yang sama untuk menciptakan permainan yang berbeda.
Tipe
– tipe Game Engine
Game
engine biasanya datang dengan berbagai macam jenis dan ditujukan untuk berbagai
kemampuan pemrogramman. Tapi dalam pembahasan sekarang ini, ketimbang harus
me-list semua jenis game engine yang ada di wikipedia, mendingan kita bahas
garis besar nya saja.
Roll-your-own
game engine. Banyak perusahaan game kecil seperti publisher indie biasanya
menggunakan engine nya sendiri. Ini berarti mereka menggunakan API seperti XNA,
DirectX atau OpenGL untuk membuat game engine mereka sendiri. Disisi lain,
mereka kadang menggunakan libraries komersil atau malah open source. Terkadang
mereka malah membuat semuanya dari nol.
Biasanya,
game engine tipe ini lebih disukai karena selain kemungkinan besar tersedia
gratis, juga memperbolehkan mereka, para developer, lebih fleksibel dalam
mengintegrasikan komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine
mereka sendiri. Kelemahannya, banyak engine yang dibuat dengan cara semacam ini
malah menyerang balik developernya. Menara Games Studio membutuhkan satu tahun
penuh untuk menyempurnakan game engine nya, hanya untuk di tulis ulang semuanya
dalam beberapa hari penggunaan karena adanya bug kecil yang sangat mengganggu.
Mostly-ready
game engines. Engine engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu
diberikan pada developer / programmer. Semuanya termasuk contoh GUI, physiscs,
libraries model dan texture, dan segalanya. Banyak dari mereka yang sudah benar
benar matang, sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari
pertama.
Biasanya
game engine semacam ini memiliki batasan batasan, terutama jika dibandingkan
dengan game engine sebelumnya yang benar benar terbuka lebar. Hal ini ditujukan
agar tidak terjadi terlalu banyak error yang mungkin terjadi setelah sebuah
game yang menggunakan engine ini dirilis, dan masih memungkinkan game engine
nya itu sendiri untuk mengoptimalkan kinerja game nya. Banyak dari game engine
seperti ini, Unreal Engine, Source Engine, id Tech Engine dan sebagainya, yang
sudah sangat optimal dibandingkan jika harus membuat dari awal. Hal ini dengan
serta merta menyingkat sangat banyak waktu dan jelas, biaya dari para Developer
game.
Point-and-click
engines. Engine untuk point-and-click merupakan engine yang sangat amat
dibatasi, tapi dibuat sangat user friendly. Kamu bahkan bisa mulai membuat game
mu sendiri menggunakan engine seperti GameMaker, Torque Game Builder dan
Unity3D. Dengan sedikit memanfaatkan coding, kamu sudah bisa merilis game
point-and-click yang kamu banget.
Kekurangannya
terletak pada terbatasnya jenis interaksi yang bisa dilakukan, dan biasanya hal
ini mencakup semuanya, mulai dari grafis, hingga tata suara. Tapi bukan berarti
game engine jenis ini nggak berguna, bagi developer cerdas dan berdaya
kreativitas tinggi, game engine bapuk seperti ini bisa dirubah menjadi sebuah
game menyenangkan, seperti Flow. Game engine seperti ini memang ditujukan bagi
developer yang ingin menyingkat waktu pemrogramman, dan secepatnya merilis game
game mereka.
Beberapa
contoh jenis game engine :
1.
Freeware game engine/open source game engine.
- Golden T Game
Engine (GTGE)
- Axiom Engine
- Allegro
Library
- Box2D
- Build Engine
- Cube
- Cube 2
- DarkPlaces
- jMonkeyEngine
(jME)
- Panda3D
- Sphere
- Blender Game
Engine
2.
Commercial engines/game engine berbayar (komersial).
- Alamo
- A.L.I.V.E
- BigWorld
- DXStudio
- Dunia Engine
- Euphoria
- GameStudio
- Jade Engine
- Jedi
- Medusa
- RPG Maker VX
- RPG Maker XP
- RPG Maker
2003
- RPG Maker 95
- Vision Engine
3.
Engine Berbayar Untuk membuat game 3D:
- 3D Game Maker
- 3D Game
Studio
- DarkBASIC
- TrueVision
- FPS Creator
- Blade 3D
- Source
- Esenthel for
commercial
- Torque 3D
- Shiva 3D
- CryEngine
4.
Engine Berbayar Untuk membuat game 2D:
- RPG MAKER VX
- RPG MAKER XP
- Game Maker
Pro
5.
Engine Gratis Untuk membuat game 3D:
- Panda 3D *)
- OGRE *)
- Esenthel for
noncommercial
- Unity Free
Edition
- G3D *)
- Genesis3D *)
- FPS Creator
Free Edition
- DarkBASIC Pro
Free Edition
- Cube 2
(Sauerbraten) *)
- Unreal
Development Kit
- Platinum Arts
Sandbox *)
- CAST II *)
- 3D RAD Pro
- DX Studio
- Blender *)
- Angel ( ini
enginenya Nusantara Online) *) **)
- Irrlicht *)
- id Tech
(a.k.a Doom Engine, yang dipakai membuat Doom 2) *)
- Quake Engine
(yang dipakai menggarap Quake dan HalfLife) *)
6.
Engine Gratis Untuk membuat game 2D:
- RPG MAKER
2000
- RPG MAKER
2003
- 001
Action/RPG Maker
- Game maker
- 2D Fighter
Maker
- M.U.G.E.N.
- Adventure
Maker
- Adventure
Game Studio
- Stratagus *)
- Battle for
Westnoth *)
- RPG Studio *)
**)
- Scirra
Construct*)
Keterangan:
*) berarti open source sedangkan **) berarti BUATAN INDONESIA.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar