Kamis, 15 Maret 2018

Pengantar Teori Permainan

Mata Kuliah  : Pengantar Teknologi Game
Nama            : Luthfi Achmaddin Nizar
NPM             : 53415902
Kelas             : 3IA21
Nama Dosen : Syefani Rahma Desky

Teori Permainan

Teori permainan yang mula-mula dikembangkan oleh ilmuan Prancis bernama Emile Borel ini, secara umum digunakan untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan tindakan sebuah unit bisnis (misalnya) untuk memenangkan persaingan dalam usaha yang digelutinya. Seperti diketahui, bahwa dalam praktek sehari-hari, setiap unit usaha atau organisasi pada umumnya harus berhadapan dengan para pesaing. Untuk memenangkan persaingan itulah, diperlukan analisis dan pemilihan strategi pemasaran tepat, khususnya strategi bersaing yang paling optimal bagi unit usaha atau organisasi yang bersangkutan.

Teori Permainan (Game theory)  adalah suatu teknik matematika yang dikembangkan untuk mempelajari pilihan pada kondisi terjadinya interaksi strategi. Game Theory merupakan suatu metode yang menganalisis situasi dimana hasil pilihan satu pihak tergantung pada pilihan yang diambil oleh [ihak lainnya, dan demikianlah pula sebaliknya. 
Pada kodisi ini dijumpai adanya saling ketergantungan dari pilihan-pilihan oleh para pembuat keputusan. Dengan demikian para pembuat keputusan perlu mencermati dan mempertimbangkan dampak keputusannya pada pihak lain dan bagaimana reaksi mereka, mengingat reaksi mereka bisa mempengaruhi pilihan terbaik yang dapat diambil. Game Theory banyak digunakan pada pasar Oligopoli meskipun distruktur pasar lainnya juga tidak menutup kemungkinan penggunaanya.

Secara umum model-model Game Theory setiaknya memiliki tiga unsur berikut :
  • Para Pemain (Players) yaitu para pembuat keputusan yang dikaji prilakunya. Dalam pasar oligopoli pada umumnya players adalah perusahaan-perusahaan.
  • Strategi (startegies) yaitu berbagai alternatif pilihan yang mungkin diambil oleh para pemain
  • Hasil (Payoffs) yaitu konsekuensi dari strategi yang diambil. Dalam perusahaan biasanya payoffs dinyatakan dengan keuntungan atau kerugian yang diperoleh
Dalam prakteknya, unsur unsur lain dapat berperan dalam mempengaruhi hasil yang diperoleh, tetapi untuk penyerdahanaanya, tinjauan akan ditekankan pada tiga unsur utama tersebut.


Ketentuan-ketentuan Dasar dalam Teori Permainan
Dari contoh tabel matrik pay off (matrik permainan) di atas, dapat dijelaskan beberapa ketentuan dasar yang terpenting dalam teori permainan, yakni :
1.     Nilai-nilai yang ada dalam tabel tersebut (yakni angka 1, 9, 2 di baris pertama dan 8, 5, 4 di baris kedua), merupakan hasil yang diperoleh dari penggunaan berbagai strategi yang dipilih oleh kedua perusahaan. Satuan nilai tersebut merupakan efektifitas yang dapat berupa uang, persentase pangsa pasar, jumlah pelanggan dan sejenisnya. Nilai positif menunjukkan keuntungan bagi pemain baris dan kerugian bagi pemain kolom, begitu pula sebaliknya nilai negatif menunjukkan kerugian bagi pemain baris dan keuntungan bagi pemain kolom. Sebagai contoh nilai 9 pada sel C12 menunjukkan apabila pemain/perusahaan A menggunakan strategi harga murah (S1) dan perusahaan B meresponnya dengan strategi harga sedang (S2), maka perusahaan A akan mendapatkan keuntungan sebesar 9 yang berarti perusahaan B akan mengalami kerugian sebesar 9.
2.     Suatu strategi dari sebuah pemain/perusahaan dianggap tidak dapat dirusak oleh perusahaan lainnya.
3.     Setiap pemain/perusahaan akan memilih strategi-strategi tersebut secara terus menerus selama perusahaan masih memiliki keinginan melanjutkan usahanya.
4.     Suatu permainan/persaingan dikatakan adil atau ‘fair’ apabila hasil akhir permainan atau persaingan menghasilkan nilai nol (0), atau tidak ada pemain atau perusahaan yang menang/kalah atau mendapat keuntungan/kerugian.
5.     Suatu strategi dikatakan dominan terhadap strategi lainnya apabila memiliki nilai pay off yang lebih baik dari strategi lainnya. Maksudnya, bagi pemain/perusahaan baris, nilai positif (keuntungan) yang diperoleh dari suatu strategi yang digunakan, menghasilkan nilai positif yang lebih besar dari hasil penggunaan strategi lainnya. Bagi pemain kolom, nilai negatif (kerugaian) yang diperoleh dari suatu strategi yang digunakan, menghasilkan nilai negatif yang lebih kecil dari hasil penggunaan strategi lainnya.
6.     Tujuan dari teori permainan ini adalah mengidentifikasi strategi yang paling optimal untuk setiap perusahaan.

Penyelesaian masalah dalam Teori Permainan ini, biasanya menggunakan dua karakteristik strategi, yakni :
a.     Strategi Murni
Penyelesaian masalah dengan strategi murni dilakukan dengan menggunakan konsep maximin untuk pemain/perusahaan baris dan konsep minimax untuk pemain/perusahaan kolom. Dalam strategi ini seorang pemain atau perusahaan akan menggunakan satu strategi/strategi tunggal untuk mendapatkan hasil optimal (sadle point yang sama).
b.     Strategi Campuran
Penyelesaian masalah dengan strategi campuran dilakukan apabila strategi murni yang digunakan belum mampu menyelesaikan masalah permainan atau belum mampu memberikan pilihan strategi yang optimal bagi masing-masing pemain/perusahaan. Dalam strategi ini seorang pemain atau perusahaan akan menggunakan campuran/lebih dari satu strategi untuk mendapatkan hasil optimal. Agar sebuah permainan atau persaingan menjadi optimal, setiap strategi yang dipergunakan berusaha untuk mendapatkan nilai permainan (sadle point) yang sama.

Manfaat Teori Permainan untuk beberapa hal:
Mengembangkan suatu kerangka untuk analisa pengambilan keputusan dalam situasi perasaingan ( kerja sama)
  1. Menguraikan metode kuantitaif yang sistematik bagi pemain yang terlibat dalam persaingan untuk memilih strategi yang tradisional dalam pencapaian tujuan.
  2. Memberi gambaran dan penjelasan phenomena  situasi persaingan /konflik seperti tawar menawar dan perumusan kualisi.
Game Engine adalah system perangkat lunak yang dirancang untuk menciptakan dan pengembangan video game. Ada banyak mesin permainan yang dirancang untuk bekerja pada konsol permainan video dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X. fungsionalitas inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render ( “renderer”) untuk 2D atau 3D grafis, mesin fisika atau tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen memori, threading, dukungan lokalisasi, dan adegan grafik. Proses pengembangan permainan sering dihemat oleh sebagian besar menggunakan kembali mesin permainan yang sama untuk menciptakan permainan yang berbeda.

Tipe – tipe Game Engine
Game engine biasanya datang dengan berbagai macam jenis dan ditujukan untuk berbagai kemampuan pemrogramman. Tapi dalam pembahasan sekarang ini, ketimbang harus me-list semua jenis game engine yang ada di wikipedia, mendingan kita bahas garis besar nya saja.

Roll-your-own game engine. Banyak perusahaan game kecil seperti publisher indie biasanya menggunakan engine nya sendiri. Ini berarti mereka menggunakan API seperti XNA, DirectX atau OpenGL untuk membuat game engine mereka sendiri. Disisi lain, mereka kadang menggunakan libraries komersil atau malah open source. Terkadang mereka malah membuat semuanya dari nol.

Biasanya, game engine tipe ini lebih disukai karena selain kemungkinan besar tersedia gratis, juga memperbolehkan mereka, para developer, lebih fleksibel dalam mengintegrasikan komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine mereka sendiri. Kelemahannya, banyak engine yang dibuat dengan cara semacam ini malah menyerang balik developernya. Menara Games Studio membutuhkan satu tahun penuh untuk menyempurnakan game engine nya, hanya untuk di tulis ulang semuanya dalam beberapa hari penggunaan karena adanya bug kecil yang sangat mengganggu.

Mostly-ready game engines. Engine engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada developer / programmer. Semuanya termasuk contoh GUI, physiscs, libraries model dan texture, dan segalanya. Banyak dari mereka yang sudah benar benar matang, sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama.

Biasanya game engine semacam ini memiliki batasan batasan, terutama jika dibandingkan dengan game engine sebelumnya yang benar benar terbuka lebar. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi terlalu banyak error yang mungkin terjadi setelah sebuah game yang menggunakan engine ini dirilis, dan masih memungkinkan game engine nya itu sendiri untuk mengoptimalkan kinerja game nya. Banyak dari game engine seperti ini, Unreal Engine, Source Engine, id Tech Engine dan sebagainya, yang sudah sangat optimal dibandingkan jika harus membuat dari awal. Hal ini dengan serta merta menyingkat sangat banyak waktu dan jelas, biaya dari para Developer game.

Point-and-click engines. Engine untuk point-and-click merupakan engine yang sangat amat dibatasi, tapi dibuat sangat user friendly. Kamu bahkan bisa mulai membuat game mu sendiri menggunakan engine seperti GameMaker, Torque Game Builder dan Unity3D. Dengan sedikit memanfaatkan coding, kamu sudah bisa merilis game point-and-click yang kamu banget.

Kekurangannya terletak pada terbatasnya jenis interaksi yang bisa dilakukan, dan biasanya hal ini mencakup semuanya, mulai dari grafis, hingga tata suara. Tapi bukan berarti game engine jenis ini nggak berguna, bagi developer cerdas dan berdaya kreativitas tinggi, game engine bapuk seperti ini bisa dirubah menjadi sebuah game menyenangkan, seperti Flow. Game engine seperti ini memang ditujukan bagi developer yang ingin menyingkat waktu pemrogramman, dan secepatnya merilis game game mereka.

Beberapa contoh jenis game engine :

1. Freeware game engine/open source game engine.
  • Golden T Game Engine (GTGE)
  • Axiom Engine
  • Allegro Library
  • Box2D
  • Build Engine
  • Cube
  • Cube 2
  • DarkPlaces
  • jMonkeyEngine (jME)
  • Panda3D
  • Sphere
  • Blender Game Engine
2. Commercial engines/game engine berbayar (komersial).
  • Alamo
  • A.L.I.V.E
  • BigWorld
  • DXStudio
  • Dunia Engine
  • Euphoria
  • GameStudio
  • Jade Engine
  • Jedi
  • Medusa
  • RPG Maker VX
  • RPG Maker XP
  • RPG Maker 2003
  • RPG Maker 95
  • Vision Engine
3. Engine Berbayar Untuk membuat game 3D:
  • 3D Game Maker
  • 3D Game Studio
  • DarkBASIC
  • TrueVision
  • FPS Creator
  • Blade 3D
  • Source
  • Esenthel for commercial
  • Torque 3D
  • Shiva 3D
  • CryEngine

4. Engine Berbayar Untuk membuat game 2D:
  • RPG MAKER VX
  • RPG MAKER XP
  • Game Maker Pro
5. Engine Gratis Untuk membuat game 3D:
  • Panda 3D *)
  • OGRE *)
  • Esenthel for non­commercial
  • Unity Free Edition
  • G3D *)
  • Genesis3D *)
  • FPS Creator Free Edition
  • DarkBASIC Pro Free Edition
  • Cube 2 (Sauerbraten) *)
  • Unreal Development Kit
  • Platinum Arts Sandbox *)
  • CAST II *)
  • 3D RAD Pro
  • DX Studio
  • Blender *)
  • Angel ( ini engine­nya Nusantara Online) *) **)
  • Irrlicht *)
  • id Tech (a.k.a Doom Engine, yang dipakai membuat Doom 2) *)
  • Quake Engine (yang dipakai menggarap Quake dan Half­Life) *)

6. Engine Gratis Untuk membuat game 2D:
  • RPG MAKER 2000
  • RPG MAKER 2003
  • 001 Action/RPG Maker
  • Game maker
  • 2D Fighter Maker
  • M.U.G.E.N.
  • Adventure Maker
  • Adventure Game Studio
  • Stratagus *)
  • Battle for Westnoth *)
  • RPG Studio *) **)
  • Scirra Construct*)


Keterangan: *) berarti open source sedangkan **) berarti BUATAN INDONESIA.


Sumber :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar