Selasa, 09 Februari 2016

Tugas Akhir Ilmu Sosial Dasar

Pada postingan kali ini berisi permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan salah satu kelurahan di Kecamatan Bekasi Utara.
PERMASALAHAN SOSIAL DI LINGKUNGAN SEKITAR
Daerah Kelurahan yang akan dibahas permasalahan sosialnya yaitu daerah Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Luas wilayah Kelurahan Kaliabang Tengah ini ± 397.785 Ha. Kelurahan Kaliabang Tengah dialiri oleh Sungai Tanggul dan beberapa aliran anak-anak sungai lainnya.Berada pada ketinggian : 10 m dari permukaan laut. Suhu rata-ratanya yaitu ± 30ÂșC.

v Batasan Wilayah
Secara administrasi Kelurahan Kaliabang Tengah memiliki batasan
wilayah sebagai berikut:
- Sebelah Utara : Berbatasan dengan Desa Setia Asih Kecamatan Tarumajaya
- Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Kelurahan Perwira Kecamatan Bekasi
Utara
- Sebelah Barat : Berbatasan dengan Kelurahan Pejuang Kecamatan Medan
Satria
- Sebelah Timur : Berbatasan dengan Desa Bahagi a Kecamatan Babelan
Kabupaten Bekasi

v Pengertian Masalah Sosial
Masalah sosial adalah suatu masalah yang berhubungan dengan nilai-nilai sosial dan lembaga-lembaga kemasyarakatan. Mengapa dikatakan sebagai masalah sosial karena berkaitan dengan gejala-gejala yang menggangu ketentraman di dalam masyarakat. Dengan demikian masalah sosial menyangkut nlai-nilai sosial yang mencakup segi moral, karena untuk dapat mengklasifikasi suatu persoalan sebagai masalah sosial harus digunakan penilaian sebagai pengukuranya.

v Permasalahan Sosial yang terjadi di Kelurahan Kaliabang Tengah
Banyak keanekaragaman masalah sosial yang terjadi di lingkungan sekitar kita, di antaranya yaitu :

·         Kurangnya kesadaran dalam menjaga lingkungan tetap bersih
Bicara tentang lingkungan sekitar, tentunya tidak dapat dipisahkan dari kegiatan manusia itu sendiri. Setiap orang diharapkan berpatisipasi dan bertanggung jawab untuk mengatasinya seperti anak muda yang sebaiknya giat kerja bakti membersihkan lingkunganya minimal seminggu sekali, para orang tua yang mengajarkan kepada anak-anaknya untuk menjaga lingkungan, dan pemerintah setempat lebih gencar lagi untuk mempromosikan agar warganya lebih menjaga kebersihan lagi.

Semakin modern nya kehidupan seharusnya kesadaran akan lingkungan semakin tinggi, namun saat ini yang terjadi tidaklah demikian bahkan sebaliknya di daerah ini. Jika bukan orang disekitar wilayah tersebut yang menjaga lingkunganya tetap bersih. Siapa lagi? Menjaga kebersihan di lingkungan sekitar juga berdampak positif bagi diri sendiri dan orang lain. Jika menjaga kebersihan lingkunganya dengan baik, maka tinggal di lingkungan tersebut menjadilebih nyaman lagi, tidak berbau, bisa menjegah banjir juga.

·         Kurangnya kesadaran untuk memperbaiki system drainase (selokan) dalam lingkungan
Banyak sekali perumahan atau wilayah di Kelurahan Kaliabang Tengah yang sistem drainase nya kurang baik. Ada sistem drainase yang mengendap atau tidak lancar, banyaknya sampah yang menupuk, tidak jelas aliran airnya menuju kemana, dan bahkan ada yang tidak memiliki sistem drainase (selokan) di rumahnya. Hal ini sangatlah memperhatinkan karena dari sistem drainase ini memiliki dampak yang sangat tidak baik, yaitu:
o   Sistem drainase yang tidak lancar atau mengendap dapat menimbulkan nyamuk lebih mudah untuk berkembang biak disekitar kita. Bisa juga akan menimbulkan penyakit DBD tentunya. Lebih mudah terjadi banjir saat hujan karena air dari tetesan hujan tidak mengalir secara baik melalui drainase.

o   -Banyaknya sampah yang menumpuk dapat menimbulkan bau yang tidak sedap dilingkungan rumah sehingga mengurangi kenyamanan di rumah, dan dapat mengundang lalat untuk datang. Hal ini juga dapa menyebabkan penyakit seperti diare.

o   -Tidak memiliki sistem drainase atau tidak mengaktifkan sistem drainase dapat mengacaukan aliran drainase yang sudah ada. Ibaratkan saat banjir air sudah mengalir dengan baik di sistem drainase tetangganya tetapi saat air melalui rumah yang tidak memiliki system drainase maka air tersebut tentunya akan langsung melewati jalanan sehingga terjadilah banjir di daerah tersebut.

Dalam masalah ini warga sekitar dan pemerintah daerah tersebut turut bertanggug jawab dalam meminimalisisr masalah ini, bahkan sebaiknya meniadakan masalah ini di daerahnya.
Sistem drainase yang kurang baik biasanya dikarenakan kurangnya kesadaran dari warganya akan kegunaan dan pentingnya sistem drainase (selokan) ini, tidak memiliki waktu atau malas untuk membersihkan selokan.

·         Masih beroperasinya perampokan/pencurian
Perampokan dan pencurian masih sering terjadi, hal ini di dasari oleh faktor ekonomi sang pencuri. Kurangnya uang membuat pencuri nekat untuk melakukan tindakan pencurian dan perampokan. Hal ini disebabkan juga karena banyak warga yang kurang waspada akan keberadaan pencuri. Penurian dan perampokan biasanya terjadi di tempat perumahan yang relatif sepi dan kurangnya penjagaan dari satpam atau siskamling seperti daerah perumahan BTN.

·         Masalah Kemiskinan
Kemiskinan saat ini memang merupakan suatu kendala dalam masyarakat ataupun dalam ruang lingkup yang lebih luas. Kemiskinan menjadi masalah sosial karena ketika kemiskinan mulai merabah atau bertambah banyak angka kriminalitas yang ada akan meningkat. Banyak orang saat ini menerjemahkan kemiskinan sebagai pangkal penyebab masalah sosial dan ekonomi. Kini kemiskinan menjadi masalah sosial ketika stratifikasi dalam masyarakat sudah menciptakan tingkatan atau garis-garis pembatas, sehinggaadanya kejanggalan atau batas pemisah dalam interaksi atau komunikasi antara orang yang berada di tingktan yang dibawah dan diatasnya.

Kemiskinan juga berpengaruh terhadap lingkungan hidup yang akhirnya akan merusak lingkungan itu sendiri. Penduduk yang terdesak akan mencarilahan-lahan kritis atau lahan-lahan konservasi sebagai tempat pemukiman. Lahan-lahan yang seharusnya berfungsi sebagai kawasan penyangga atau mempunyai mempunyai fungsi konservasi tersebut akan kehilangan fungsi lingkunganya setelah dimanfaatkan untuk kawasan pemukiman.

·         Penyalahgunaan Miras danNarkoba
Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan berbahaya. Narkotika adalah obat untuk menenangkan syaraf, menghilangkan rasa sakit, dan meningkatkan rangsangan, contohnya morfin, heroin, dan kokain. Zat-zat yang tergolong narkoba umumnya dipakai dalam dunia medis. Siapa pun yang menggunakannya untuk tujuan di luar tujuan pengobatan (medis) tergolong tindakan yang salah. Penyalahgunaan narkoba menjadi masalah sosial yang sangat serius. Pemakai narkoba akan kecanduan. Zat-zat itu perlahan-lahan merusak tubuh pemakainya. Banyaknya peredaran narkoba dan penyalahgunaan narkoba sangat meresahkan. 

            Negara kita memiliki hukum yang sangat keras yang mengatur peredaran narkoba. Siapa yang berani mengedarkan narkoba jenis apapun akan dihukum sangat berat. Mereka yang menggunakannya pun bisa dihukum. Demikian pula penggunaan alkohol. Agama telah melarang umatnya untuk mengkonsumsi alkohol. Negara kita juga memiliki undang-undang yang melarang penjualan alkohol di sembarang tempat. Meskipun demikian, masih ada banyak orang yang menyalahgunakan alkohol. Kamu tahu apa yang terjadi kalau orang terlalu banyak minum alkohol? Orang itu akan mabuk. Dalam keadaan mabuk, orang bisa melakukan apa saja, termasuk kejahatan. Keadaan ini tentu akan mengganggu ketertiban masyarakat.

Pelaku pengguna narkoba dan miras sekarang tidak mengenal usia dari anak-anak, remaja, pemuda atau pemudi, dan juga orang yang sudah tua. Hal ini terjadi karena kurang pengetahuan akan bahaya dari narkoa dan miras, pergaulan yang kurang baik sehingga tidak bisa menolak pemberian dan pemakaian narkoba ataupun miras, adanya penjual. Jika penjual diberantas semua. Tentunya tidak akan ada lagi yang menggunakanya. Yang kecanduan sebelumnya pun bisa ke panti rehabilitasi, tapi kebanyakan malas untuk mencoba rehabilitasi dikarenakan jarak yang jauh dan takut dkenakan biaya. Hal ini terjadi biasanya terjadi di daerah yang tidak menentu, semua daerah di Kelurahan Kaliabang Tengah bisa mengalami kasus narkoba dan miras, tergantung pada warganya sendiri.

·         Anak Jalanan
Menurut Department Sosial, anak jalanan adalah anak yang menghabisakan waktunyauntuk mencari nafkah di luar rumah. Beberapa ciri umum anak jalanan, di antaranya yaitu berada di tempat umum, berpendidikan rendah, pakaian yang kurang baik keaadaanya, dan berasal dari keluarga yang kurang mampu. Anak-anak jalanan biasanya dapat di temukan di daerah Kelurahan Kaliabang Tengah ini seperti di pasar tradisional, pusat pembelanjaan, di pinggri jalan, di dalam angkot. Kebanyakan dari mereka yaitu berprofesi sebagai pengamen.

Kondisi seperti ini jelas tidak baikbagi perkembangan dan masa depan anak, Karena dapat merusak etika, moral, dan pergaulan. Seperti yang kita tau, hidup di jalanan sangatlah keras.

·         Sampah
Masalah sosial yang juga dihadapi masyarakat Kaliabang Tengah adalah sampah. Masalah sampah sangat mengganggu, terutama kalau tidak dikelolah dengan baik. Bagaimana dengan pengelolaan sampah di lingkunganmu? Bagi masyarakat pedesaan, sampah mungkin belum menjadi masalah serius. Tapi, tidak demikian dengan masyarakat yang tinggal di kota atau di daerah padat penduduk. Masyarakat kota dan daerah padat penduduk menghasilkan banya sekali sampah. Sampah segera menumpuk jika tidak segera diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Pemerintah, dalam hal ini adalah Dinas Kebersihan, memikul tanggung jawab dalam mengelola sampah.

Sampah yang menumpuk menimbulkan bau tidak sedap. Sampah yang ditumpuk dapat menjadi sumber berbagai penyakit menular. Misalnya, muntah berak (muntaber), penyakit kulit, paru- paru, dan pernapasan. Karena itu, kalau kamu perhatikan, di lingkungan tempat tinggalmu ada selalu ada petugas sampah. Setiap bulan orang tuamu membayar iuran sampah. Pernahkah kamu mengalami keadaan di mana sampah tidak diangkut lebih dari satu minggu? Lingkungan menjadi bau, bukan? Bagaimana Pak RT dan masyarakat di lingkunganmu memecahkan masalah ini? Masalah lain berkaitan dengan sampah adalah kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan. Di banyak tempat banyak warga Kaliabang Tengah yang membuang sampah sembarangan tidak mengenal usia muda sedang ataupun tua, dan tidak mengenal tempat juga membuangnya. Hal ini terjadi karena kebiasaan atau budaya membuang sampah seenaknya. Sulit untuk mencegahnya karena masalah tergantung dari pribadinya masing-masing.

Sangat menjengkelkan bila saya melihatorang membuang sampah sembarangan seperti membuang sampah dari dalam mobil ke jalan, buang sampah rumah tangga dikali, dan ada juga yang buang KASUR ke sungai malahan saya pernah sendiri melihat seorang ayah menyuruh anaknya membuang sampah ke sungai. Hal ini malah akan membuat sikologis anak bahwa buang sampah sembarangan itu “boleh” dan kebiasaan itu tentunya bisa sampai dewasa dan susah untuk dihilangkanya.

·         Rusaknya atau buruknya fasilitas umum
Coba sebutkan apa saja fasilitas umum di lingkunganmu? Beberapa fasilitas umum yang mudah dijumpai adalah sarana transportasi (kereta api, bis, angkot, kapal laut, kapal terbang), sarana pendidikan (sekolah), sarana kesehatan (Puskesmas, balai kesehatan ibu anak, Posyandu, rumah sakit), dan sarana hiburan (rekreasi). Bagaimana keadaan fasilitas umum ini di lingkunganmu? Apakah dalam keadaan baik atau rusak? Apa yang kamu lakukan kalau melihat fasilitas umum dalam keadaan rusak

            Mengapa buruknya fasilitas umum menjadi masalah sosial? Fasilitas umum digunakan secara bersama oleh masyarakat. Kalau fasilitas umum itu rusak, maka masyarakat tidak bisa menggunakannya. Apa yang terjadi jika bis-bis dan angkot rusak? Apa yang terjadi ketika kereta api rusak atau anjlok? Ratusan bahkan ribuan warga masyarakat terlantar. Mereka tidak bisa bepergian ke tempat lain. Mereka juga pasti menderita kerugian yang sangat besar. Coba kamu perhatikan keadaan fasilitas umum di lingkunganmu. Banyak fasilitas umum dalam keadaan rusak atau tidak terpelihara, bukan. Banyak sarana transportasi seperti bus, kereta api, dan kapal sudah tua dan kotor. Demikian juga fasilitas-fasilitas sosial lainnya seperti telpon umum, WC umum, tempat hiburan dan rekreasi, dan sebagainya. Fasilitas umum memang dipelihara dan dijaga oleh pemerintah. Meskipun demikian, masyarakat harus membantu merawat dan menjaga supaya tidak cepat rusak. Kalau ada fasilitas umum yang rusak, hendaknya segera melapor ke pihak berwenang.

v Cara Mengatasi Permasalahan Sosial
Sebenarnya cara untuk mengatasi setiap masalah sosial ini berbeda-beda tergantung dari jenis masalah sosialnya, tetapi saya hanya akan membahas satu permasalahan sosial yang terjadi dikarenakan saya memiliki tugas untuk memilih satu permasalahan sosial saja di Kelurahan Kaliabang Tengah yang saya pilih ini.
Masalah Sosial yang saya pilih yaitu mengenai Sampah.

Cara mengatasi atau menanggulangi permasalahan sampah:
·         Perhatian Kepada anak untuk mengajarinya tentang membuang dan memperlakukan sampah dengan baik

·         Menegur siapa saja yang kita lihat membuang sampah sembarangan

·         Melakukan kerja bakti minimal seminggu sekali pada setiap RT di kelurahan Kaliabang Tengah

·         Pemerintah setempat memfasilitasi tempat sampah di tempat umum yang memadai

·         Memberikan sanksi tegas bagi orang yang membuang sampah sembarangan

·         Memberikan penyuluhan tentang sampah kepada masyarakatnya

·         Menyediakan tempat sampah di Angkutan Umum atau kendaraan Pribadi

·         Lebih mendekatkan diri kepada yang Maha Esa sehingga bisa sadar bahwa membuang sampah sembarangan bukan budaya yang baik

·         Mempromosikan tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya melalui poster,media sosial, ataupun iklan di Televisi

·         Memanfaatkan sampah menjadi pupuk dan memanfaatkan sampah mrnjadi barang-barang kerajinan yang memiliki kualitas dan layak untuk dikomersilkan, Hasil dari penjualanya pun bisa sebagai pendapatan yang menjanjikan. Bahkan Pemerintah daerah bisa mendukung gerakan ini sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan dengan baik di daerah itu juga dengan mengadakan pemanfaatan sampah di setiap RW.

Sekian Postingan dari saya. Semoga Kelurahan Kaliabang Tengah menjadi wilayah kelurahan yang terbersih dan warganya sadar akan lingkungan yang bersih dan sehat. Terima Kasih Sudah Membaca 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar