Sabtu, 05 Desember 2015

BAB 3 tentang Individu Keluarga dan Masyarakat

BAB 3
INDIVIDU , KELUARGA dan MASYARAKAT

v INDIVIDU
Individu berasal dari bahasa latin yaitu individuum artinya adalah yang tak terbagi . Jadi merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas .Dalam ilmu social paham individu menyangkut tabiatnya dengan kehidupan jiwanya yang majemuk , memegan peranan dalam pergaulan hidup manusia
Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi , melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. Dengan demikian sering digunakan sebutan “orang-seorang” atau “manusia perseorangan”. Semakin tua semakin maju dan semakin bermacam-macam tingkat peradabannya , terjadi bangsa dengan corak sifat dan tabiat beraneka macam.

Berikut pengertian Individu menurut para ahli :

 Menurut Marthen Luter
          Individu berasal dari kata individum (Latin), yaitu satuan kecil yang tidak dapat dibagi lagi. Individu menurut konsep Sosiologis berarti manusia yang hidup berdiri sendiri. Individu sebagai mahkluk ciptaan tuhan di dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yang meliputi raga, rasa, rasio, dan rukun.
- Raga, merupakan bentuk jasad manusia yang khas yang dapat membedakan antara individu yang satu dengan yang lain, sekalipun dengan hakikat yang sama.
- Rasa, merupakan perasaan manusia yang dapat menangkap objek gerakan dari benda-benda isi alam semesta atau perasaan yang menyangkut dengan keindahan
- Rasio atau akal pikiran, merupakan kelengkapan manusia untuk mengembangkan diri, mengatasi segala sesuatu yang diperlukan dalam diri tiap manusia dan merupakan alat untuk mencerna apa yang diterima oleh panca indera.
- Rukun atau pergaulan hidup, merupakan bentuk sosialisasi dengan manusia dan hidup berdampingan satu sama lain secara harmonis, damai dan saling melengkapi. Rukun inilah yang dapat membantu manusia untuk membentuk suatu kelompok sosial yang sering disebut masyarakat.
 Menurut Viniagustia
          Merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyataan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas.
Menurut para ahli sosiologi
Pertumbuhan adalah proses sosialisasi yaitu proses perubahan dari sifat mula-mula yang asosial atau juga sosial kemudian tahap demi tahap disosialisasikan.
Menurut para ahli psikologi Gastalt
Pertumbuhan merupakan proses diferensiasi, proses perubahan secara perlahan-lahann pada manusia dalam mengenal suatu yang semula mengenal sesuatu secara keseluruhan baru ada kemudian mengenal bagian-bagian dari lingkungan yang ada

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Individu:
*Pendirian Nativistik
*Pendirian Empiristik dan Environmentalistik
*Pendirian Konvergerensi dan Interaksionisme
*Tahap pertembuhan individu berdasarkan psikologi

Tahap pertumbuhan individu berdasarkan psikologi
- Masa vital yaitu dari usia 0 sampai kira-kira 2 tahun.
- Masa estetik dari umur kira-kira 2 tahun sampai kira-kira 7 tahun
- Masa intelektual dari kira-kria 7 tahun sampai kira-kira 13 tahun atau 14 tahun
- Masa sosial, kira-kira umur 13 atau 14 tahun sampai kira-kira 20 – 21 tahun

v FUNGSI-FUNGSI KELUARGA
Keluarga adalah unit/satuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Kelompok ini , dalam hubungannya dengan perkembangan individu sering dikenal dengan sebutan primary group. Kelompok ini lah yang melahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat. Tidaklah dapat dipungkiri bahwa sebenernya keluarga mempunyai fungsi yang tidak hanya terbatas selaku penerus keturunan saja.
Macam-Macam Fungsi Keluarga :
a. Fungsi Biologis, dengan fungsi ini diharapkan agar keluarga dapat menyelenggarakan persiapan-persiapan perkawinan bagi anak-anaknya. Karena dengan perkawinan akan menjadi proses kelangsungan keturunan. Dan setiap manusia pada hakikatnya terdapatsemacam tuntutan biologis bagi kelangsungan hidup keturunannya, melalui perkawinan.
b. Fungsi Pemeliharaan, keluarga diwajibkan untuk berusaha agar setiap anggotanya dapat terlindung dari gangguan-gangguan sebagai berikut :
* gangguan udara dengan berusaha menyediakan rumah
* gangguan penyakit dan berusaha menyediakan obat-obatan
* gangguan bahaya dengan berusaha menyediakan senjata, pagar tembok dan lain-lain.
c. Fungsi Sosial, dengan fungsi ini keluarga berusaha untuk mempersiapkan anak-anaknya bekal-bekal selengkapnya dengan memperkenalkan nilai-nilai dan sikap-sikap yang dianut oleh masyarakat serta mempelajari peranan-peranan yang diharapkan akan mereka jalankan kelak bila sudah dewasa.
d. Fungsi Ekonomi, keluarga berusaha menyelenggarakan kebutuhan manusia yang pokok yaitu sandang(pakaian), pangan (makan/minuman), papan(tempat tinggal).
e. Fungsi Keagamaan, dengan dasar pedoman pancasila keluarga diwajibkan untuk menjalani dan mendalami serta mengamalkan ajaran-ajaran agama dalam pelakunya sebagai manusia yang taqwa pada Tuhan Yang Maha Esa.
v INDIVIDU, KELUARGA, dan MASYARAKAT
a. Individu
Individu berasal dari bahasa latin yaitu individuum artinya adalah yang tak terbagi . Jadi merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas .Dalam ilmu social paham individu menyangkut tabiatnya dengan kehidupan jiwanya yang majemuk , memegan peranan dalam pergaulan hidup manusia
b. Keluarga
Keluarga adalah unit/satuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Kelompok ini , dalam hubungannya dengan perkembangan individu sering dikenal dengan sebutan primary group. Kelompok ini lah yang melahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat. Tidaklah dapat dipungkiri bahwa sebenernya keluarga mempunyai fungsi yang tidak hanya terbatas selaku penerus keturunan saja.


c. Masyarakat
Drs. JBAF Mayor Polak  menyebut masyarakat adalah wadah segenap antar hubungan sosial terdiri atas banyak sekali kolektif-kolektif serta kelompok dan tiap-tiap kelompok terdiri atas kelompok-kelompok lebih baik atau subkelompok
Prof M.M Dtojodiguno tentang masyarakat adalah suatu kelebihan daripada segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia .
Hasan Sadly berpendapat bahwa masyarakat adalah suatu keadaan badan atau kumpulan manusia yang hidup bersama

Berikut ini adalah beberapa pengertian masyarakat dari beberapa ahli sosiologi dunia :
1. Menurut Selo Sumarjan, masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama yang menghasilkan kebudayaan

2. Menurut Koentjaraningrat, masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinyu dan terikat oleh suatu rasa identitas yang sama.

3. Menurut Ralph Linton (1968), masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang hidup dan bekerja sama dalam waktu yang relatif lama dan mampu membuat keteraturan dalam kehidupan bersama dan mereka menganggap sebagai satu kesatuan sosial.

4. Menurut Karl Marx, masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi

5. Menurut Emile Durkheim, Masyarakat merupakan suatu kenyataan objektif pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya.

6. Menurut Paul B. Horton, dan C. Hunt, Masyarakat merupakan kumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut

Jadi , masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan , norma-norma , adat-istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya.
Tatanan kehidupan , norma-norma yang mereka miliki itulah yang menjadi dasar kehidupan sosial dalam lingkungan mereka , sehingga dapat membentuk suatu kelompok manusia yang memiliki ciri-ciri kehidupan yang khas.
Masyarakat harus mempunyai syarat-syarat sebagai berikut :
a.      Harus ada pengumpulan manusia dan harus banyak , bukan pengumpulan binatang
b.      Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama dalam suatu daerah tertentu
c.       Adanya atura-aturan atau undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama

Didalam hubungan antara manusia dengan manusia lain yang terpenting ialah reaksi sebagai akibat dari hubungan tadi. Reaksi ini menyebabkan hubungan manusia berambah luas. Didalam memberikan reaksi tersebut ada kecenderungan untuk meserasikan dengan tindakan orang lain.
Hal ini disebabkan manusia sejak lahir mempunyai 2 hasrat atau keinginan , yaitu :
a.      Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain disekelilingnya yaitu masyarakat
b.      Keinginan untuk menjadi satu dengan suasana sekelilingnya
Menurut Ellwood , factor-faktor yang menyebabkan manusia hidup bersama adalah :
a.      Dorongan untuk mencari makan dan akan lebih mudah jika dilakukan dengan bekerjasama
b.      Dorongan untuk mempertahankan diri , terutama pada keadaan primitive , dorongan ini merupakan cambuk untuk kerjasama
c.       Dorongan untuk melangsungkan keturunan
Suatu himpunan manusia supaya merupakan kelompok sosial harus memenuhi syarat-syarat , antara lain :
a.      Setiap anggotanya harus sadar bahwa ia merupakan bagian lain kelompoknya
b.      Ada hubungan timbal balik antara anggota-anggotanya
c.       Ada suatu factor yang dimiliki bersama , seperti nasib yang sama , kepentingan yang sama , tujuan yang sama , ideology yang sama dan sebagainya.

v   HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUARGA, dan  MASYARAKAT
a. Makna Individu
Manusia sebagai makhluk individu yang dapat mengalami kegembiraan atau kecewa akan terpaut dengan jiwa raganya. Tidak hanya dengan mata, telinga, tangan, kemauan, dan perasaan saja. Dalam kegembiraannya manusia dapat mengagumi dan merasakan suatu keindahan, karena ia mempunyai rasa keindahan, rasa estetis dalam individunya.

b. Makna Keluarga
Makna keluarga termasuk juga dengan pengertian keluarga yang saya ketahui seperti berikut yang terdiri dari Ayah, Ibu dan Anak serta beberapa orang lain yang masih terikat dalam hubungan darah dan saling ketergantungan atau membutuhkan satu sama lain.

c. Makna Masyarakat
Makna masyarakat merupakan istilah yang digunakan untuk
menerangkan suatu komuniti manusia yang tinggal bersama-sama. Dapat juga dikatakan bahwa masyarakat merupakan jaringan perhubungan antara berbagai individu. Dari segi pelaksanaan, ia bermaksud sesuatu yang dibuat - atau tidak dibuat - oleh kumpulan orang itu. Masyarakat merupakan subjek utama dalam pengkajian sains sosial.

          Hubungan individu-masyarakat yaitu bahwa hidup bermasyarakat adalah ciptaan dan usaha manusia sendiri. Manusia berkeluarga, selalu membuat sesuatu dan berbuat. Keluarga, kelompok, masyarakat dan negara tidak merupakan kesatuan-kesatuan yang berdiri di luar. Mereka ada usaha manusia, yang terus dipertahankan, dipelihara, ditunjang, atau apabila perlu-diubahkan atau diganti oleh manusia. Mereka adalah bagian hidupnya. Mereka adalah bentuk perilaku yang tergantung dari dia. Hidup bermasyarakat yang diusahakan dan diciptakan sendiri, bertujuan untuk memungkinkan perkembangannya sebagai manusia. Sebab tanpa masyarakat tidak ada hidup individual yang manusiawi. Jadi manusia sekaligus membentuk dan dibentuk oleh hasil karyanya sendiri, yaitu masyarakat.


5.    URBANISASI dan URBANISME
Urbanisasi adalah suatu proses berpindahnya penduduk dari desa ke kota atau dapat pula dikatakan bahwa urbanisasi merupakan proses terjadinya masyarakat perkotaan.
Proses urbanisasi boleh dikatakan terjadi di seluruh dunia, baik pada negara-negara yang sudah maju industrinya maupun yang secara relative belum memiliki industry. Bahwa urbanisasi mempunyai akibat-akibat yang negative terutama dirasakan oleh negara yang agraris seperti Indonesia ini. Hal ini terutama disebabkan karena pada umumnya produksi pertanian sangat rendah apabila dibandingkan dengan jumlah manusia yang dipergunakan dalam produksi tersebut dan boleh dikatakan bahwa factor kebanyakan penduduk dalam suatu daerah “over-population” merupakan gejala yang umum di negara agraris yang secara ekonomis masih terbelakang.
Proses urbanisasi dapat terjadi dengan lambat maupun cepat , tergantung daripada keadaan masyarakat yang bersangkutan. Proses tersebut terjadi dengan menyangkut dua aspek , yaitu :
a.      Perubahan masyarakat desa menjadi masyarakat kota
b.      Bertambahnya penduduk kota yang disebabkan mengalirnya penduduk yang berasal dari desa-desa disebabkan karena penduduk desa merasa tertarik oleh keadaan di kota
Sehubungan dengan proses tersebut , maka ada beberapa sebab yang mengakibatkan suatu daerah tempat tinggal mempunyai penduduk yang baik. Artinya adalah suatu daerah mempunyai daya tarik sedemikian rupa sehingga orang-orang  pendatang semakin banyak . Secara umum dapat dikatakan bahwa sebab-sebabnya sebagai berikut:
a.      Daerah yang termasuk menjadi pusat pemerintahan atau menjadi ibukota (seperti Jakarta)
b.      Tempat tersebut letaknya sangat strategis sekali untuk usaha-usaha perdagangan atau perniagaan , seperti sebuah kota pelabuhan atau sebuah kota yang letaknya dekat dengan sumber-sumber bahan-bahan mentah
c.       Timbulnya industry di daerah itu , yang memproduksikan barang-barang maupun jasa-jasa.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar