BAB 3
INDIVIDU , KELUARGA dan MASYARAKAT
v INDIVIDU
Individu berasal dari bahasa latin yaitu individuum artinya
adalah yang tak terbagi . Jadi merupakan suatu sebutan
yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan
terbatas .Dalam ilmu social paham individu menyangkut tabiatnya dengan
kehidupan jiwanya yang majemuk , memegan peranan dalam pergaulan hidup manusia
Individu bukan berarti manusia sebagai suatu
keseluruhan yang tak dapat dibagi , melainkan sebagai kesatuan yang terbatas
yaitu sebagai manusia perseorangan. Dengan demikian sering digunakan sebutan
“orang-seorang” atau “manusia perseorangan”. Semakin tua semakin maju dan
semakin bermacam-macam tingkat peradabannya , terjadi bangsa dengan corak sifat
dan tabiat beraneka macam.
Berikut
pengertian Individu menurut para ahli :
Menurut Marthen Luter
Individu berasal dari kata individum (Latin), yaitu satuan kecil yang tidak dapat dibagi lagi. Individu menurut konsep Sosiologis berarti manusia yang hidup berdiri sendiri. Individu sebagai mahkluk ciptaan tuhan di dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yang meliputi raga, rasa, rasio, dan rukun.
- Raga, merupakan bentuk jasad manusia yang khas yang dapat membedakan antara individu yang satu dengan yang lain, sekalipun dengan hakikat yang sama.
- Rasa, merupakan perasaan manusia yang dapat menangkap objek gerakan dari benda-benda isi alam semesta atau perasaan yang menyangkut dengan keindahan
- Rasio atau akal pikiran, merupakan kelengkapan manusia untuk mengembangkan diri, mengatasi segala sesuatu yang diperlukan dalam diri tiap manusia dan merupakan alat untuk mencerna apa yang diterima oleh panca indera.
- Rukun atau pergaulan hidup, merupakan bentuk sosialisasi dengan manusia dan hidup berdampingan satu sama lain secara harmonis, damai dan saling melengkapi. Rukun inilah yang dapat membantu manusia untuk membentuk suatu kelompok sosial yang sering disebut masyarakat.
Menurut Viniagustia
Merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyataan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas.
Menurut para ahli
sosiologi
Pertumbuhan adalah proses sosialisasi yaitu proses
perubahan dari sifat mula-mula yang asosial atau juga sosial kemudian tahap
demi tahap disosialisasikan.
Menurut para ahli
psikologi Gastalt
Pertumbuhan merupakan proses diferensiasi, proses
perubahan secara perlahan-lahann pada manusia dalam mengenal suatu yang semula
mengenal sesuatu secara keseluruhan baru ada kemudian mengenal bagian-bagian
dari lingkungan yang ada
Faktor-faktor yang
mempengaruhi pertumbuhan Individu:
*Pendirian Nativistik
*Pendirian Empiristik dan Environmentalistik
*Pendirian Konvergerensi dan Interaksionisme
*Tahap pertembuhan individu berdasarkan psikologi
Tahap
pertumbuhan individu berdasarkan psikologi
- Masa vital yaitu dari usia 0 sampai kira-kira 2 tahun.
- Masa estetik dari umur kira-kira 2 tahun sampai kira-kira 7 tahun
- Masa intelektual dari kira-kria 7 tahun sampai kira-kira 13 tahun atau 14 tahun
- Masa sosial, kira-kira umur 13 atau 14 tahun sampai kira-kira 20 – 21 tahun
- Masa vital yaitu dari usia 0 sampai kira-kira 2 tahun.
- Masa estetik dari umur kira-kira 2 tahun sampai kira-kira 7 tahun
- Masa intelektual dari kira-kria 7 tahun sampai kira-kira 13 tahun atau 14 tahun
- Masa sosial, kira-kira umur 13 atau 14 tahun sampai kira-kira 20 – 21 tahun
v FUNGSI-FUNGSI
KELUARGA
Keluarga adalah unit/satuan masyarakat yang terkecil
yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Kelompok ini ,
dalam hubungannya dengan perkembangan individu sering dikenal dengan sebutan
primary group. Kelompok ini lah yang melahirkan individu dengan berbagai macam
bentuk kepribadiannya dalam masyarakat. Tidaklah dapat dipungkiri bahwa
sebenernya keluarga mempunyai fungsi yang tidak hanya terbatas selaku penerus
keturunan saja.
Macam-Macam Fungsi Keluarga :
a. Fungsi Biologis, dengan fungsi ini diharapkan agar keluarga dapat menyelenggarakan
persiapan-persiapan perkawinan bagi anak-anaknya. Karena dengan perkawinan akan
menjadi proses kelangsungan keturunan. Dan setiap manusia pada hakikatnya
terdapatsemacam tuntutan biologis bagi kelangsungan hidup keturunannya, melalui
perkawinan.
b. Fungsi Pemeliharaan, keluarga diwajibkan
untuk berusaha agar setiap anggotanya dapat terlindung dari gangguan-gangguan
sebagai berikut :
* gangguan udara dengan berusaha
menyediakan rumah
* gangguan penyakit dan berusaha
menyediakan obat-obatan
* gangguan bahaya dengan berusaha
menyediakan senjata, pagar tembok dan lain-lain.
c. Fungsi Sosial,
dengan fungsi ini keluarga berusaha untuk mempersiapkan anak-anaknya
bekal-bekal selengkapnya dengan memperkenalkan nilai-nilai dan sikap-sikap yang
dianut oleh masyarakat serta mempelajari peranan-peranan yang diharapkan akan
mereka jalankan kelak bila sudah dewasa.
d. Fungsi Ekonomi, keluarga berusaha menyelenggarakan kebutuhan manusia yang pokok yaitu
sandang(pakaian), pangan (makan/minuman), papan(tempat tinggal).
e. Fungsi Keagamaan, dengan dasar pedoman pancasila keluarga diwajibkan untuk menjalani dan
mendalami serta mengamalkan ajaran-ajaran agama dalam pelakunya sebagai manusia
yang taqwa pada Tuhan Yang Maha Esa.
v
INDIVIDU, KELUARGA, dan MASYARAKAT
a. Individu
Individu berasal dari bahasa latin yaitu individuum artinya
adalah yang tak terbagi . Jadi merupakan suatu sebutan
yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan
terbatas .Dalam ilmu social paham individu menyangkut tabiatnya dengan
kehidupan jiwanya yang majemuk , memegan peranan dalam pergaulan hidup manusia
b. Keluarga
Keluarga adalah unit/satuan masyarakat yang terkecil
yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Kelompok ini ,
dalam hubungannya dengan perkembangan individu sering dikenal dengan sebutan
primary group. Kelompok ini lah yang melahirkan individu dengan berbagai macam
bentuk kepribadiannya dalam masyarakat. Tidaklah dapat dipungkiri bahwa
sebenernya keluarga mempunyai fungsi yang tidak hanya terbatas selaku penerus
keturunan saja.
c. Masyarakat
Drs. JBAF Mayor Polak menyebut masyarakat
adalah wadah segenap antar hubungan sosial terdiri atas banyak sekali
kolektif-kolektif serta kelompok dan tiap-tiap kelompok terdiri atas
kelompok-kelompok lebih baik atau subkelompok
Prof M.M Dtojodiguno tentang masyarakat adalah suatu
kelebihan daripada segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia
dengan manusia .
Hasan Sadly berpendapat bahwa masyarakat adalah suatu
keadaan badan atau kumpulan manusia yang hidup bersama
Berikut ini adalah beberapa
pengertian masyarakat dari beberapa ahli sosiologi dunia :
1. Menurut Selo Sumarjan, masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama yang menghasilkan kebudayaan
2. Menurut Koentjaraningrat, masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinyu dan terikat oleh suatu rasa identitas yang sama.
3. Menurut Ralph Linton (1968), masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang hidup dan bekerja sama dalam waktu yang relatif lama dan mampu membuat keteraturan dalam kehidupan bersama dan mereka menganggap sebagai satu kesatuan sosial.
4. Menurut Karl Marx, masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi
5. Menurut Emile Durkheim, Masyarakat merupakan suatu kenyataan objektif pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya.
6. Menurut Paul B. Horton, dan C. Hunt, Masyarakat merupakan kumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut
1. Menurut Selo Sumarjan, masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama yang menghasilkan kebudayaan
2. Menurut Koentjaraningrat, masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinyu dan terikat oleh suatu rasa identitas yang sama.
3. Menurut Ralph Linton (1968), masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang hidup dan bekerja sama dalam waktu yang relatif lama dan mampu membuat keteraturan dalam kehidupan bersama dan mereka menganggap sebagai satu kesatuan sosial.
4. Menurut Karl Marx, masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi
5. Menurut Emile Durkheim, Masyarakat merupakan suatu kenyataan objektif pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya.
6. Menurut Paul B. Horton, dan C. Hunt, Masyarakat merupakan kumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut
Jadi , masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang
telah memiliki tatanan kehidupan , norma-norma , adat-istiadat yang sama-sama
ditaati dalam lingkungannya.
Tatanan kehidupan , norma-norma yang mereka miliki
itulah yang menjadi dasar kehidupan sosial dalam lingkungan mereka , sehingga
dapat membentuk suatu kelompok manusia yang memiliki ciri-ciri kehidupan yang
khas.
Masyarakat harus mempunyai syarat-syarat sebagai
berikut :
a. Harus ada
pengumpulan manusia dan harus banyak , bukan pengumpulan binatang
b. Telah bertempat
tinggal dalam waktu yang lama dalam suatu daerah tertentu
c. Adanya
atura-aturan atau undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju kepada
kepentingan dan tujuan bersama
Didalam hubungan antara manusia dengan manusia lain
yang terpenting ialah reaksi sebagai akibat dari hubungan tadi. Reaksi ini
menyebabkan hubungan manusia berambah luas. Didalam memberikan reaksi tersebut
ada kecenderungan untuk meserasikan dengan tindakan orang lain.
Hal ini disebabkan manusia sejak lahir mempunyai 2
hasrat atau keinginan , yaitu :
a. Keinginan untuk
menjadi satu dengan manusia lain disekelilingnya yaitu masyarakat
b. Keinginan untuk
menjadi satu dengan suasana sekelilingnya
Menurut Ellwood ,
factor-faktor yang menyebabkan manusia hidup bersama adalah :
a. Dorongan untuk
mencari makan dan akan lebih mudah jika dilakukan dengan bekerjasama
b. Dorongan untuk
mempertahankan diri , terutama pada keadaan primitive , dorongan ini merupakan
cambuk untuk kerjasama
c. Dorongan
untuk melangsungkan keturunan
Suatu himpunan
manusia supaya merupakan kelompok sosial harus memenuhi syarat-syarat , antara
lain :
a. Setiap
anggotanya harus sadar bahwa ia merupakan bagian lain kelompoknya
b. Ada hubungan
timbal balik antara anggota-anggotanya
c. Ada suatu
factor yang dimiliki bersama , seperti nasib yang sama , kepentingan yang sama
, tujuan yang sama , ideology yang sama dan sebagainya.
v
HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUARGA, dan MASYARAKAT
a. Makna Individu
Manusia sebagai makhluk individu yang
dapat mengalami kegembiraan atau kecewa akan terpaut dengan jiwa raganya. Tidak
hanya dengan mata, telinga, tangan, kemauan, dan perasaan saja. Dalam
kegembiraannya manusia dapat mengagumi dan merasakan suatu keindahan, karena ia
mempunyai rasa keindahan, rasa estetis dalam individunya.
b. Makna Keluarga
Makna keluarga termasuk juga dengan
pengertian keluarga yang saya ketahui seperti berikut yang terdiri dari Ayah,
Ibu dan Anak serta beberapa orang lain yang masih terikat dalam hubungan darah
dan saling ketergantungan atau membutuhkan satu sama lain.
c. Makna Masyarakat
Makna
masyarakat merupakan istilah yang digunakan untuk
menerangkan suatu komuniti manusia yang tinggal bersama-sama. Dapat juga dikatakan bahwa masyarakat merupakan jaringan perhubungan antara berbagai individu. Dari segi pelaksanaan, ia bermaksud sesuatu yang dibuat - atau tidak dibuat - oleh kumpulan orang itu. Masyarakat merupakan subjek utama dalam pengkajian sains sosial.
Hubungan individu-masyarakat yaitu bahwa hidup bermasyarakat adalah ciptaan dan usaha manusia sendiri. Manusia berkeluarga, selalu membuat sesuatu dan berbuat. Keluarga, kelompok, masyarakat dan negara tidak merupakan kesatuan-kesatuan yang berdiri di luar. Mereka ada usaha manusia, yang terus dipertahankan, dipelihara, ditunjang, atau apabila perlu-diubahkan atau diganti oleh manusia. Mereka adalah bagian hidupnya. Mereka adalah bentuk perilaku yang tergantung dari dia. Hidup bermasyarakat yang diusahakan dan diciptakan sendiri, bertujuan untuk memungkinkan perkembangannya sebagai manusia. Sebab tanpa masyarakat tidak ada hidup individual yang manusiawi. Jadi manusia sekaligus membentuk dan dibentuk oleh hasil karyanya sendiri, yaitu masyarakat.
menerangkan suatu komuniti manusia yang tinggal bersama-sama. Dapat juga dikatakan bahwa masyarakat merupakan jaringan perhubungan antara berbagai individu. Dari segi pelaksanaan, ia bermaksud sesuatu yang dibuat - atau tidak dibuat - oleh kumpulan orang itu. Masyarakat merupakan subjek utama dalam pengkajian sains sosial.
Hubungan individu-masyarakat yaitu bahwa hidup bermasyarakat adalah ciptaan dan usaha manusia sendiri. Manusia berkeluarga, selalu membuat sesuatu dan berbuat. Keluarga, kelompok, masyarakat dan negara tidak merupakan kesatuan-kesatuan yang berdiri di luar. Mereka ada usaha manusia, yang terus dipertahankan, dipelihara, ditunjang, atau apabila perlu-diubahkan atau diganti oleh manusia. Mereka adalah bagian hidupnya. Mereka adalah bentuk perilaku yang tergantung dari dia. Hidup bermasyarakat yang diusahakan dan diciptakan sendiri, bertujuan untuk memungkinkan perkembangannya sebagai manusia. Sebab tanpa masyarakat tidak ada hidup individual yang manusiawi. Jadi manusia sekaligus membentuk dan dibentuk oleh hasil karyanya sendiri, yaitu masyarakat.
5. URBANISASI dan URBANISME
Urbanisasi adalah suatu proses berpindahnya penduduk
dari desa ke kota atau dapat pula dikatakan bahwa urbanisasi merupakan proses
terjadinya masyarakat perkotaan.
Proses urbanisasi boleh dikatakan terjadi di seluruh
dunia, baik pada negara-negara yang sudah maju industrinya maupun yang secara
relative belum memiliki industry. Bahwa urbanisasi mempunyai akibat-akibat yang
negative terutama dirasakan oleh negara yang agraris seperti Indonesia ini. Hal
ini terutama disebabkan karena pada umumnya produksi pertanian sangat rendah
apabila dibandingkan dengan jumlah manusia yang dipergunakan dalam produksi
tersebut dan boleh dikatakan bahwa factor kebanyakan penduduk dalam suatu
daerah “over-population” merupakan gejala yang umum di negara agraris yang
secara ekonomis masih terbelakang.
Proses urbanisasi dapat terjadi dengan lambat maupun
cepat , tergantung daripada keadaan masyarakat yang bersangkutan. Proses
tersebut terjadi dengan menyangkut dua aspek , yaitu :
a. Perubahan
masyarakat desa menjadi masyarakat kota
b. Bertambahnya
penduduk kota yang disebabkan mengalirnya penduduk yang berasal dari desa-desa
disebabkan karena penduduk desa merasa tertarik oleh keadaan di kota
Sehubungan dengan
proses tersebut , maka ada beberapa sebab yang mengakibatkan suatu daerah
tempat tinggal mempunyai penduduk yang baik. Artinya adalah suatu daerah
mempunyai daya tarik sedemikian rupa sehingga orang-orang pendatang
semakin banyak . Secara umum dapat dikatakan bahwa sebab-sebabnya sebagai
berikut:
a. Daerah yang
termasuk menjadi pusat pemerintahan atau menjadi ibukota (seperti Jakarta)
b. Tempat tersebut
letaknya sangat strategis sekali untuk usaha-usaha perdagangan atau perniagaan
, seperti sebuah kota pelabuhan atau sebuah kota yang letaknya dekat dengan
sumber-sumber bahan-bahan mentah
c. Timbulnya
industry di daerah itu , yang memproduksikan barang-barang maupun jasa-jasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar